Sirkulasi Udara Yang Baik di Rumah Sakit

Demi Kesehatan, Pastikan Sirkulasi Udara Yang Baik di Rumah Sakit

Layaknya bangunan yang ditempati harus memiliki sirkulasi udara yang baik. Bukan hanya rumah saja Rumah Sakit juga perlu adanya sebuah sistematis udara yang terorganisir. Oleh karena itulah, pihak Rumah Sakit menyewa jasa kontraktor HVAC untuk memasang semua instalasi yang diperlukan dalam hal Heat, Ventilation And Aired Conditioned.

Sistem Sirkulasi Udara Pada Ruang Tertutup DI Rumah Sakit

Berbeda dengan rumah tempat tinggal yang memiliki jendela dan dapat dibuka sewaktu-waktu. Bangunan Rumah Sakit lebih sering berbentuk gedung tinggi, tanpa jendela dan bahkan bila ada jendela, tidak dapat dibuka. Untuk mengatasi masalah sirkulasi udara juga harus extra perhatian dengan masalah mekanikal elektrikal. Karena ventilasi sangat berkaitan dengan keseluruhan sistematis yang kompleks. Berikut adalah beberapa diantaranya:

1. Sirkulasi Udara Bukaan

Dalam bangunan tertutup, sebaiknya tetap ada bagian bukaan yang cukup luas dan fungsional. Entah itu ruangan didekat jendela atau tangga. Ruang terbuka tersebut bisa kantin yang semi terbuka, atau ada jendela-jendela yang berfungsi dengan baik untuk dapat dibuka dan ditutup agar ada udara masuk yang memungkinkan pergantian udara. Sangat penting sebuah Rumah Sakit yang memiliki bangunan besar, diimbangi dengan ruang terbuka yang sama,

2. Udara Sirkulasi Horizontal

Jenis sirkulasi ini adalah bentuk typikal kasus kerusakan masal. Bila dalam ruangan perkantoran jumlah AC dan pegawai tidak sesuai maka ada kemungkinan anda kehabisan udara atau jadi tidak nyaman berlama-lama ditempat kerja. Ada kemungkinan peletakan AC dan penyedot udara yang horizontal bisa jadi solusi sirkulasi udara yang tidak dapat dilakukan oleh sembarang orang.   Hal ini dapat dilakukan dengan pemasang AC yang biasanya mengarahkan udara sejuk secara horizontal.

3. Sirkulasi Vertikal Penghubung

Sirkulasi vertikal menghubungkan ruangan dengan ruangan lainnya secara keatas atau kebawah. Area seperti tangga, atau elevator ternyata punya area-area tertentu dimana sirkulasi jadi lebih lancar lagi. Istilah Tata Udara (Air Conditioning) selalu dikaitkan dengan ruangan yang sejuk dan jauh dari nuansa panas. Untuk bentuk tataan yang mudah diakses gunakan hexox atau perangkat lainnya dalam Rumah Sakit.

4. Ventilasi Pasif

Untuk memperoleh cara alami yang tidak bertentangan dengan hukum. ventilasi dari alam dapat segera dituntaskan dengan salah satu dari alam. Selain ada AC juga sebaiknya diikuti usaha pemerintah sekitar agar ruangan tetap sejuk tanpa membuat banyak pekerjaan. Anda bisa menempatkan lubang angin atau jendela pada salah satu sisi dinding. Ventilasi yang pasif adalah berbagai jenis bukaan yang sudah ada dan tidak perlu mengetahui gerak-gerik tiap karyawannya.

5. Ventilasi Aktif

Penyejuk ruangan dengan instant membuat ruangan jadi tambah ceria dan tidak berbahaya untuk memperoleh ventilasi. Sistem sirkulasi udaranya termasuk penempatan Aired Conditioned, penyejuk udara serta alat ventilasi lainnya yang bisa menentramkan hati bahwa banyak cara untuk memasang alat penyejuk udara, entah menggunakan kipas angin yang luar biasa. Penggunaan ventilasi yang masih digerakan oleh tangan bagi orang dapat dikategorikan sebagai ventilasi aktif yang dilakukan.

Demikian sedikit penjabaran tentang sistematis yang dilakukan oleh Rumah Sakit agar tetap selalu fit dalam bekerja. Karena ada banyak virus dan bakteria di Rumah Sakit, hendaknya memperhatikan sistematis elektrikal dan untuk amannya dapat menyewa jasa instalasi listrik untuk menanganinya. Karena adanya ventilasi dan Aired COnditioned adalah bagian yang tak terpisahkan yang saling mempengaruhi satu sama lainnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *